Archive for December, 2005

Memberi…….

Monday, December 26th, 2005

Ada banyak sekali kesempatan bagi kita untuk memberi. Anda bisa
>>memberikan perhatian, pengertian, waktu, energi, pemikiran, pujian,
>>dan
>>ucapan terima kasih. Anda bisa memberikan jalan bagi pengendara mobil
>>
>>lain di jalan raya. Anda juga bisa sekedar memberikan senyuman.
>>Hal-hal
>>yang sederhana ini dapat berarti banyak bagi orang lain.
>>
>>Orang yang enggan memberi adalah mereka yang tak per! nah belajar
>>dari
>>kehidupan itu sendiri. Padahal esensi kehidupan adalah memberi. Tuhan
>>
>>sebagai sumber kehidupan adalah Sang Maha Pemberi. Lihatlah, betapa
>>Tuhan telah memberikan segalanya tanpa pilih kasih, tak peduli kita
>>baik
>>ataupun jahat. Inilah unconditional love, sebuah cinta tanpa syarat.
>>
>>Seorang ibu juga adalah pemberi yang tulus, yang telah memberikan
>>seluruh hidupnya unt uk anak-anak yang dicintainya. Sebuah lagu
>>menggambarkan hal ini dengan sangat indah, ”Kasih ibu kepada
>>beta/Tak
>>terhingga sepanjang masa/Hanya memberi tak harap kembali/Bagai sang
>>surya menyinari dunia.”
>>

Sebuah Cincin Emas..(Sebuah kisah lain dari “Don’t Judge A Book By It’s Cover..)

Wednesday, December 21st, 2005

Sebuah Cincin Emas..(Sebuah kisah lain dari "Don’t Judge A Book By It’s Cover..)

Suatu pagi Zhi Zhou mendatangi Zun-Nun dan
bertanya, "Guru, saya tak mengerti mengapa guru
berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana.

Bukankah di masa seperti ini berpakaian
sebaik-baiknya amatlah penting, bukan hanya untuk
penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain."

Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan
cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata, "Zhi
Zhou, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih
dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin
ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah
kamu menjualnya seharga satu keping emas?" Melihat
cincin Zun-Nun yang kotor, pemuda tadi merasa
ragu, "Satu keeping emas? Saya tidak yakin cincin
ini bisa dijual seharga itu."

"Cobalah dulu anak muda, Siapa tahu kamu berhasil."

Zhi Zhou pun bergegas ke pasar.

Ia menawarkan
cincin itu kepada pedagang sayur, penjual daging
dan ikan. Ternyata, tak seorang pun berani membeli
seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya
satu keping perak. Tentu saja, Zhi Zhou tak berani
menjualnya dengan harga satu keping perak. Ia
kembali ke padepokan Zun-Nun dan melapor, "Guru,
tak seorang pun berani menawar lebih dari satu
keping perak."

Zun-Nun, sambil tetap tersenyum arif, berkata,
"Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang
jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko
atau tukang emas di sana. Jangan buka harga,
dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian."

Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud.
Ia kembali kepada Zun-Nun dengan raut wajah yang
lain.

Ia kemudian melapor, "Guru, ternyata para
pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya
dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan
harga sepuluh keping emas.
Rupanya nilai cincin ini sepuluh kali lebih tinggi
daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar."
Zun-Nun tersenyum simpul sambil berujar lirih,
"Itulah jawaban atas
pertanyaanmu tadi.

Seseorang tak bisa dinilai dari
pakaiannya. Hanya "para pedagang sayur, ikan dan
daging di pasar" yang menilai demikian.
Namun
tidak bagi "pedagang emas".

"Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang,
hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu
melihat hingga ke kedalaman jiwa. Diperlukan
kearifan untuk menjenguknya, dan itu butuh proses.
Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata
dan sikap yang kita dengar danlihat sekilas.(apalagi kita mendengarnya dari orang lain bukan langsung ke sumbernya)

=====================

"If you want to learn more from life, better try
to live through turbulence, hard times, hard
people, differences & unfairness"

Jebakan Marah

Monday, December 19th, 2005

Hati-hati dengan emosi marah anda…
sering kali kita terjebak dengan kondisi kemarahan.

Ada 5 jebakan marah yg sering diumbar oleh kita sehari-hari (terutama jika marah ke orang yang tersayang)

1. Tergesa dan cepat "Mencap" atau me"label"kan sesuatu hal kepada orang atau objek.
    Banyak dari kita yang suka mencap dan melabelkan sifat-sifat jelek jika bertemu atau berdiskusi dengan orang lain. Contoh Jika Bos ditempat anda bekerja mencap jelek anda karena sering telat dan lambat dalam bekerja..atau teman kuliah anda yang sering mencap anda ga setia kawan atau males kuliah..
atau seorang Istri mencap atau melabelkan suaminya tidak romantis atau seorang mertua mencap jelek menantunya ga menghormati mereka atau warga keturunan melabelkan orang pribumi males bekerja dan suka meminta-minta…Emosi kemarahan akan lebih mendominasi jika dalam berdiskusi atau bertukar fikiran lebih banyak dan cenderung cepat mencap atau melabelkan sesuatu yang negatif ke  seseorang. Jarang dari kita untuk menerima orang terlepas dari pelabelan yang tertera pada diri orang lain. Contoh..sering orang jawa melabelkan orang batak orang yang pemarah padahal mereka kan dilahirkan tidak memesan sebagai orang batak yang kalo berbicara suka menggelegar dan seakan akan mau marah…Jangan dijadikan pegangan atau dasar untuk memutuskan hal sangat penting berdasarkan label atau cap diri seseorang. Itu akan berakibat merugikan orang lain dan masa depannya.

2. Fortune Teller Story(peramalan yang tidak berdasar)
   99 % emosi kita tumpahkan ketika kita marah ke orang yang terdekat dan tersayang. Sayangnya sudah menjadi kebiasaan bagi budaya kita untuk meramal sesuatu yang belum ada validitas dan bukti serta realita dilapangan menjadi dasar untuk memarahi dan melampiaskan emosi dan mencari pembenaran dari kemarahan kita ke orang terdekat dan tersayang. Ada contoh nyata yang sering terjadi di budaya masyarakat modern ini seorang istri telah menyiapkan "candle dinner-nite" dirumah utk merayakan hari jadi pernikahannya yang pertama dengan suaminya.
Setelah menunggu selama 1 jam lebih istrinya tidak mendapati suaminya belum pulang kerumah juga. . Di telpon nya HP suaminya. Tapi tidak diangkat, ditelpon kantornya dan pihak kantor bilang suaminya dah pulang. Timbul prasangka dan pemikiran dan memprediksi bahwa suaminya lupa akan hari jadi nikah mereka dan suaminya pulang tapi pergi olahraga bersama teman2 kantornya. Emosi istri ini meradang dan memuncak. Akhirnya setelah menunggu lebih satu jam dibuangnya lah makanan enak candle dinner nite ke tong sampah…Padahal istrinya ini sudah menyiapkan hidangan dengan sepenuh hati. Tapi kenyatannya suaminya terjebak kemacetan di jalan karena ada kecelakaan mobil ketika menuju rumahnya. Selanjutnya ???(si suami yang kelaparan dan sialnya lagi pas di jalan baterai hpnya abis tidak mendapati makanan dan senyuman hangat istri…hikkkss tapi yang didapat cacian makian dan kemarahan…)

3 sisanya akan saya lanjutkan lagi…nanti yah

Love Poems

Thursday, December 8th, 2005

Place Me Like a seal over your heart
              Like a seal on your arm
        For Love is as strong as death
              It burns like mighty flame
        Many waters cannot quench love
             Rivers cannot wash it away

outbond in anyer

Sunday, December 4th, 2005

From saturday morning to sunday afternoon i had a great and wonderfull Outbond in Anyer at SOL ELITE MARBELLA…

I and all 400’s BNI Technology staff went there together by bus…

We all very enthusiastic and eager enough enjoying  happy  times in d Anyer’s beach…

On Saturday’s afternoon we had an educated fun game…saw my all friend in Tech division all are running smiling laughing bend to knee climbing the rope and fell down to "swamp pool" whaaahaahaha…
On Saturday’s nite we had a wonderfull and unforgettable moment in ballroom….cherish song…singin’ 2gether dancin’ smiling and laughing 2gether with my Big Boss mr wisnu heheheh..4 d 1st time i saw my boss can do singin’ too..and can enjoy the hillarious joke on him(including dancin’ with "BANCI/BENCONG" guys…heheheheheh…and we saw d blonde’s gang(FNS team) can do singin’ too.

and finally, late saturday’s nite we had a contemplation moment..thanksgiving our vision and mision on fire camp near d beach…hikss….on that time i feel missing someone…lonely…oh god…why this feeling so miss her like crazy….and suddenly tears fell down on my face and i hide it

On Sunday first thing in d morning walking around to see great sunrise and swim(just drowning my feet in d fresh cold water beach.ehehehh ;) ) in Anyer’s Beach. 
at that time there are sudden market..I’ts Shopping time..

i bought salty dry fish(i mean "ikan asin"), horn banana, pinky banana, brainy fish(hahaha what i mean is "otak2 ikan dan otak2 udang") and other fruits

and last but not least we went to Cibeureum beach doing some outdoor fun game..eating in "saung" near d beach white sand….taking photos…

ahhhhh…. i had a great moment…with my friends….

and finally we went home by bus…

i wish all very happy and enjoy this outbond