Jebakan Marah

Hati-hati dengan emosi marah anda…
sering kali kita terjebak dengan kondisi kemarahan.

Ada 5 jebakan marah yg sering diumbar oleh kita sehari-hari (terutama jika marah ke orang yang tersayang)

1. Tergesa dan cepat "Mencap" atau me"label"kan sesuatu hal kepada orang atau objek.
    Banyak dari kita yang suka mencap dan melabelkan sifat-sifat jelek jika bertemu atau berdiskusi dengan orang lain. Contoh Jika Bos ditempat anda bekerja mencap jelek anda karena sering telat dan lambat dalam bekerja..atau teman kuliah anda yang sering mencap anda ga setia kawan atau males kuliah..
atau seorang Istri mencap atau melabelkan suaminya tidak romantis atau seorang mertua mencap jelek menantunya ga menghormati mereka atau warga keturunan melabelkan orang pribumi males bekerja dan suka meminta-minta…Emosi kemarahan akan lebih mendominasi jika dalam berdiskusi atau bertukar fikiran lebih banyak dan cenderung cepat mencap atau melabelkan sesuatu yang negatif ke  seseorang. Jarang dari kita untuk menerima orang terlepas dari pelabelan yang tertera pada diri orang lain. Contoh..sering orang jawa melabelkan orang batak orang yang pemarah padahal mereka kan dilahirkan tidak memesan sebagai orang batak yang kalo berbicara suka menggelegar dan seakan akan mau marah…Jangan dijadikan pegangan atau dasar untuk memutuskan hal sangat penting berdasarkan label atau cap diri seseorang. Itu akan berakibat merugikan orang lain dan masa depannya.

2. Fortune Teller Story(peramalan yang tidak berdasar)
   99 % emosi kita tumpahkan ketika kita marah ke orang yang terdekat dan tersayang. Sayangnya sudah menjadi kebiasaan bagi budaya kita untuk meramal sesuatu yang belum ada validitas dan bukti serta realita dilapangan menjadi dasar untuk memarahi dan melampiaskan emosi dan mencari pembenaran dari kemarahan kita ke orang terdekat dan tersayang. Ada contoh nyata yang sering terjadi di budaya masyarakat modern ini seorang istri telah menyiapkan "candle dinner-nite" dirumah utk merayakan hari jadi pernikahannya yang pertama dengan suaminya.
Setelah menunggu selama 1 jam lebih istrinya tidak mendapati suaminya belum pulang kerumah juga. . Di telpon nya HP suaminya. Tapi tidak diangkat, ditelpon kantornya dan pihak kantor bilang suaminya dah pulang. Timbul prasangka dan pemikiran dan memprediksi bahwa suaminya lupa akan hari jadi nikah mereka dan suaminya pulang tapi pergi olahraga bersama teman2 kantornya. Emosi istri ini meradang dan memuncak. Akhirnya setelah menunggu lebih satu jam dibuangnya lah makanan enak candle dinner nite ke tong sampah…Padahal istrinya ini sudah menyiapkan hidangan dengan sepenuh hati. Tapi kenyatannya suaminya terjebak kemacetan di jalan karena ada kecelakaan mobil ketika menuju rumahnya. Selanjutnya ???(si suami yang kelaparan dan sialnya lagi pas di jalan baterai hpnya abis tidak mendapati makanan dan senyuman hangat istri…hikkkss tapi yang didapat cacian makian dan kemarahan…)

3 sisanya akan saya lanjutkan lagi…nanti yah

Leave a Reply