Renungan tahun baru:Evaluasi Hubungan dengan Alloh..

Dalam sebuah hadits qudsi Alloh SWT berfirman, yang artinya
  "Demi kemuliaan dan kebesaran-Ku, dan juga demi kemurahan dan ketinggian kedudukan-Ku di atas Arsy, Aku akan mematahkan harapan orang yang berharap kepada selain Aku dengan kekecewaan.
   Akan Aku pakaikan kepadanya pakaian kehinaan di mata manusia. Aku singkirkan ia dari dekat-Ku, lalu Kuputuskan hubungan-Ku dengannya.
   Mengapa ia berharap kepada selain Aku ketika dirinya sedang berada dalam kesulitan, padahal sesungguhnya kesulitan itu berada ditangan-Ku dan hanya Aku yang dapat menyingkirkannya.
   Mengapa ia berharap kepada selain Aku dengan mengetuk pintu-pintu yang lain padahal kunci pintu-pintu itu tertutup? Padahal hanya pintu-Ku yang terbuka bagi siapapun yang berdoa memohon pertolongan dari-Ku.
   Siapakah yang pernah mengharapkan Aku untuk menghalau kesulitannya, lalu Aku kecewakan? 
   Siapakah yang pernah mengharapkan Aku karena dosa-dosanya yang besar, lalu Aku putuskan harapannya?
   Siapakah pula yang pernah mengetuk pintu-Ku, lalu tidak Aku bukakan?
   Dan Aku pun telah memenuhi langit-Ku dengan para malaikat yang tidak pernah jemu bertasbih kepada-Ku lalu Aku perintahkan mereka supaya tidak menutup pintu antara Aku dan hamba-hamba-Ku, akan tetapi, mereka tidak percaya kepada firman-Ku.
   Tidakkah mereka mengetahui, bahwa siapapun yang ditimpa oleh bencana yang Aku turunkan, tiada yang dapat menyingkirkannya, selain Aku, dan hamba-hamba Ku selalu berpaling dari-Ku? Mengapa ia sampai tertipu oleh selain Aku?
   Aku telah memberikan kepadanya dengan segala kemurahan-Ku apa-apa yang tidak sampai harus ia minta.
   Ketika itu semua Ku cabut kembali darinya, lalu mengapa ia tidak memintanya lagi kepada-Ku untuk segera mengembalikannya, tetapi malah meminta pertolongan kepada selain Aku?
   Apakah Aku yang memberi sebelum diminta, lalu ketika dimintai Aku berikan?
   Apakah Aku ini bakhil(pelit, kikir , dsb - redaksi), sehingga dianggap bakhil oleh hamba-Ku?
   Tidakkah dunia dan akhirat itu semua milik-Ku?
   Tidakkah semua rahmat dan karunia itu berada di tangan-Ku?
   Tidakkah dermawan dan kemurahan itu adalah sifat-Ku?
   Tidakkah hanya Aku tempat bermuara semua harapan?
   Dengan demikian siapakah yang dapat memutuskannya daripada-Ku?
   Adakah pula yang diharapkan oleh orang-orang yang berharap, andaikan Aku berkata kepada semua penduduk langit dan bumi; mintalah kepada-Ku. Akupun lalu memberikan kepada masing-masing orang, pikiran apa yang terfikir pada semuanya.
    Dan semua yang kuberikan itu tidak mengurangi kekayaan-Ku meskipun sebesar debu.
    Bagaimana kekayaan yang begitu sempurna akan berkurang, sedangkan Aku mengawasinya?
    Sungguh alangkah celakanya orang yang terputus dari rahmat_ku. Alangkah kecewanya orang yang berlaku maksiat kepada-Ku dan tidak memperhatikan Aku.
     Dan tetap melakukan perbuatan-perbuatan yang haram seraya malu kepada-Ku"

Alangkah indahnya untaian firman Alloh dalam hadits qudsi diatas, maka adalah suatu tindakan yang bijak apabila saat ini(pergantian tahun baru) mengevaluasi kembali hubungan kita dengan Alloh

Leave a Reply