Archive for July, 2006

“DAMPAK MEDIS SHALAT TAHAJJUD”

Friday, July 14th, 2006

>
> "DAMPAK MEDIS SHALAT TAHAJJUD"
>
>    Sholat Tahajjud
ternyata tak hanya membuat
> seseorang yang melakukannya mendapatkan
tempat
> (maqam)
> terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi
juga
> sangat
> penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil
>
penelitian Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya,
> salah
> satu
shalat sunah  itu bisa membebaskan seseorang
> dari
> serangan
infeksi dan penyakit kanker.
>
>    Tidak percaya? Cobalah Anda
rajin-rajin sholat
> tahajjud. "Jika anda melakukannya secara
rutin,
> benar,
> khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas
dari
> infeksi
> dan kanker". Ucap Sholeh. Ayah dua anak 
itu
> bukan’tukang obat’  jalanan. Dia melontarkan
> pernyataanya
itu dalam  desertasinya yang berjudul
> ‘Pengaruh Sholat tahajjud
terhadap  peningkatan
> Perubahan Response ketahanan Tubuh Imonologik:
Suatu
> Pendekatan Psiko-neuroimunologi" Dengan desertasi
>
itu,
> Sholeh berhasil  meraih gelar doktor dalam bidang
> ilmu   
kedokteran pada  Program Pasca Sarjana
> Universitas Surabaya, yang
dipertahankannya Selasa
> pekan lalu.
>
>    Selama ini,
menurut Sholeh, tahajjud dinilai
> hanya
> merupakan ibadah salat
tambahan atau sholat sunah.
> Padahal jika dilakukan
>    secara
kontinu, tepat  gerakannya, khusuk dan
> ikhlas, secara medis sholat  itu 
menumbuhkan
> respons
> ketahannan tubuh (imonologi) khususnya
pada
> imonoglobin M, G, A dan  limfosit-nya yang berupa
> persepsi
dan motivasi positif, serta dapat
> mengefektifkan kemampuan individu
untuk
> menanggulangi
> masalah yang dihadapi (coping).
>

>    Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan
> sekedar 
menggugurkan status sholat yang muakkadah
> (Sunah mendekati wajib).  Ia 
menitikberatkan pada
> sisi rutinitas sholat, ketepatan  gerakan,
>
kekhusukan, dan keikhlasan.
>    Selama ini, kata dia, ulama melihat 
masalah
> ikhlas
> ini sebagai persoalan mental psikis. 
Namun
> sebetulnya
> soal  ini dapat dibuktikan dengan
tekhnologi
> kedokteran.  Ikhlas yang selama ini  dipandang
>
sebagai
> misteri,dapat dibuktikan secara  kuantitatif melalui
>
sekresi hormon kortisol.  Parameternya, lanjut
> Sholeh,
> bisa
diukur dengan  kondisi tubuh.
>    Pada  kondisi normal, jumlah hormon
kortisol pada
> pagi hari  normalnya antara  38-690 nmol/liter.
>
Sedang
> pada malam hari-atau setelah  pukul 24:00 normalnya
>
antara 69-345 nmol/liter. "Kalau jumlah hormon
> kortisolnya normal, bisa 
diindikasikan orang itu
> tidak ikhlas karena tertekan.
>    Begitu
sebaliknya.  Ujarnya seraya menegaskan
> temuannya ini yang membantah
paradigma lama yang
> menganggap ajaran agama (Islam)  semata-mata
dogma
> atau doktrin.
>
>    Sholeh mendasarkan temuannya itu
melalui satu
> penelitian terhadap 41 responden sisa SMU Luqman
>
Hakim
> Pondok Pesantren  Hidayatullah, Surabaya.Dari 41
>
siswa
> itu, hanya 23 yang sanggup  bertahan menjalankan
> sholat
tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji
> lagi, tinggal 19 siswa
yang  bertahan sholat tahjjud
> selama dua bulan. Sholat  dimulai pukul
02-00-3:30!
> sebanyak 11* rakaat, masing masing dua  rakaat empat
>
kali salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon
> kortisol mereka  diukur
di tiga
> laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan
>
Klinika).
>    Hasilnya,ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang
>
yang rajin bertahajjud secara ikhlas berbeda dengan
> orang yang tidak
melakukan tahajjud. Mereka  yang
> rajin dan ikhlas bertahajud memiliki
ketahanan tubuh
> dan  kemampuanindividual untuk
> menaggulangi
masalah-masalah yang dihadapi dengan
> stabil. "Jadi sholat tahajjud
selain bernilai
> ibadah,
> juga sekaligus sarat  dengan muatan
psikologis yang
> dapat mempengaruhi kontrol kognisi.
>
>   
Dengan cara memperbaiki  persepsi dan motivasi
> positif dan coping yang
efectif, emosi yang positif
> dapat menghindarkan seseorang dari
stress,"Nah,
> menurut Sholeh, orang stress  itu biasanya rentan
>
sekali terhadap penyakit kanker  dan infeksi. Dengan
> sholat tahajjud
yang dilakukan secara rutin dan
> disertai perasaan ikhlas  serta tidak
terpa! ksa,
> seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang
>
kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit
> infeksi
> dan
kanker. Dan,  berdasarkan hitungan tekhnik medis
> menunjukan, sholat 
tahajjud yang  dilakukan seperti
> itu membuat orang mempunyai ketahanan
tubuh yang
> baik.
>
>    Sebuah bukti bahwa keterbatasan
otak manusia
> tidak
> mampu mengetahui semua rahasia atas
rahmat,
> nikmat,anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya.
>
Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal
> kita???????
>

>    Seorang Doktor di Amerika telah memeluk Islam
> karena 
beberapa keajaiban yang di temuinya di dalam
> penyelidikannya.  Ia amat
kagum  dengan penemuan
> tersebut sehingga tidak dapat diterima  oleh
akal
> fikiran. Dia adalah seorang Doktor Neurologi.
>
Setelah
> memeluk  Islam dia amat yakin pengobatan secara
>
Islam
> dan oleh sebab itu ia telah  membuka sebuah klinik
> yang
bernama "Pengobatan Melalui Al Qur’an" Kajian
> pengobatan melalui
Al-Quran menggunakan obat-obatan
> yang digunakan seperti yang
terdapat
> didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji
>
hitam
> (Jadam) dan sebagainya.
>
>    Ketika ditanya
bagaimana dia tertarik untuk
> memeluk
> Islam maka Doktor tersebut
memberitahu bahwa sewaktu
> kajian saraf yang  dilakukan, terdapat 
beberapa
> urat
> saraf di dalam otak manusia ini  tidak dimasuki
oleh
> darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan
> darah
yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih
> normal. Setelah membuat
kajian yang  memakan waktu
> akhirnya  dia menemukan bahwa darah tidak
akan
> memasuki urat  saraf di dalam otak tersebut
>
melainkan
> ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika
>
sujud. Urat  tersebut memerlukan darah untuk
> beberapa
> saat
tertentu saja. Ini  artinya darah akan memasuki
> bagian urat tersebut 
mengikut kadar sembahyang 5
> waktu yang diwajibkan oleh Islam.
>

>    Begitulah keagungan ciptaan Allah. Jadi barang
> siapa yang
tidak menunaikan sembahyang maka otak
> tidak
> dapat menerima darah
yang  secukupn! ya untuk
> berfungsi secara normal. Oleh  karena itu
kejadian
> manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama
>
Islam "sepenuhnya" karena  sifat fitrah kejadiannya
> memang telah
dikaitkan oleh Allah dengan  agamanya
> yang
> indah ini.
>

>    Kesimpulannya: Makhluk Allah yang bergelar
> manusia
>
yang tidak bersembahyang apalagi bukan yang beragama
> Islam  walaupun
akal mereka berfungsi secara normal
> tetapi sebenarnya di dalam  sesuatu
keadaan mereka
> akan hilang pertimbangan di dalam membuat
keputusan
> secara normal. Justru itu tidak heranlah manusia ini
>
kadang-kadang tidak  segan-segan untuk melakukan
> hal-hal yang
bertentangan dengan fitrah kejadiannya
> walaupun akal mereka mengetahui
perkara yang akan
> dilakukan tersebut  adalah tidak
> sesuai dengan
kehendak mereka karena otak tidak bisa
> untuk  mempertimbangkan secara
lebih normal. Maka
> tidak  heranlah timbul  bermacam-macam
gejala-gejala
> sosial  masyarakat saat ini.

Setiap Langkah Adalah Anugerah.

Friday, July 7th, 2006

Setiap Langkah Adalah Anugerah.

                                                       

Seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis
militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang
tak mungkin dilupakannya, bernama Harry.

Harry yang dikirim untuk menjemput sang profesor di bandara.
Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat
pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering
menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang
wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkat seorang
anak kecil agar dapat melihat pemandangan. Ia juga menolong
orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar.
Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor itu dengan senyum
lebar menghiasi wajahnya.

"Dari mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu?" tanya
sang profesor. "Oh," kata Harry, "selama perang, saya kira."

Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam.
Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan
bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas
terkena ledakan ranjau di depan matanya.

"Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah,
"katanya. "Saya tak pernah tahu apakah langkah berikutnya
merupakan pijakan yang terakhir, sehingga saya belajar untuk
melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala
mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya
ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat
itulah saya menjalani kehidupan seperti ini." Kelimpahan
hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi
sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas.

                                                       

**************************************************************

Tahukah Anda.

                                                       

Sir Henry Wyat, seorang bangsawan di masa pemerintahan Raja
Richard III (1452-1485) dari Inggris, dijebloskan ke Tower of
London, dengan tuduhan terlibat kejahatan politik dan dijatuhi
hukuman mati dengan jalan dibiarkan mati kelaparan. 

Kucing milik Sir Henry Wyat, mengikuti tuannya ke Tower of
London, dan setiap hari kucing itu membawa seekor merpati bagi
tuannya lewat cerobong. Dengan jalan inilah Sir Henry Wyat
dapat tetap hidup hingga berbulan-bulan.

Sang raja, yang mendengar keajaiban ini akhirnya memerintahkan
Sir Henry Wyat agar dilepaskan dari tempat tahanannya.

                                                         

**************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.

                                                       

Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka
melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang
harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak.
(Aldus Huxley)

Kuatnya Sebongkah Harapan.

Monday, July 3rd, 2006

Kuatnya Sebongkah Harapan.

                                                       

Dahulu, ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota
ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik
mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya
pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota
dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah
tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus
berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil
sebelah pasar. Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini
setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan
menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun
kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih
mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak
kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli.
Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat?

"Harapan nak! Jangan kehilangan harapan. Bukankah seorang
guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu
menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon
meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang
ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan
harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi
dunia".

                                                       

***********************************************************

Tahukah Anda.

                                                       

Menara Pisa, salah satu obyek wisata paling terkenal di
Italia, ternyata menjadi miring karena salah bikin. Dan
lebih dari itu, menara ini ternyata dibangun dalam waktu
lebih dari seabad.

Menara itu dibangun dalam tiga tahap. Tahap pertama
dimulai tahun 1178, yang berlangsung hingga tingkat tiga.
Pekerjaan dihentikan karena pada tahun ke lima, menara
sudah mulai miring ke selatan. Pekerjaan pembangunan
menara dihentikan hingga kira-kira 100 tahun, sebelum pada
tahun 1272 - tinggi menara ditambah 4 tingkat ke arah
berlawanan - agar menara dapat tegak.

Karena tanah di sekitar Menara Pisa tidak stabil,
pembangunan dihentikan, hingga akhirnya dilanjutkan pada
tahun 1360 - atau 80 tahun kemudian. Pada pembangunan
terakhir ini pula ditempatkan ruang lonceng pada puncak
menara, dan Menara Pisa mendapatkan bentuknya seperti yang
sekarang kita kenal.

Mungkinkah Menara Pisa ditegakkan? Mungkin saja, namun
berdasarkan pengamatan para ilmuwan, sekalipun Menara
Pisa ditegakkan, bagian-bagian dalam menara tetap akan
melengkung akibat terlalu banyak koreksi yang dilakukan
sejak pembangunannya 823 tahun yang lampau.

                                                         

***********************************************************

Kata Bijak Hari Ini.

                                                       

Apabila kamu tidak dapat memberikan kebaikan kepada orang
lain dengan kekayaanmu, berilah mereka kebaikan dengan
wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik.
(Nabi Muhammad SAW)